Menu
Situs Web Berita Film, Anime, Teknologi, Games & Software Terbaru

Makin Canggih! Ini Seluk-beluk Teknologi Kamera Bawah Layar Baru dari OPPO – Gizmologi

  • Share

Jakarta, Gizmologi – Dengan adanya teknologi yang terus berkembang, kini sudah ada beberapa cara agar sebuah smartphone bisa benar-benar memiliki tampilan layar penuh bebas gangguan sama sekali. Beberapa vendor punya metodenya masing-masing, seperti flip camera, kamera pop-up hingga kamera bawah layar atau under display camera.

Kalau sebelumnya OPPO telah merilis smartphone seri Reno dengan teknologi kamera pop-up serta pivot rising pada Reno 10x Zoom, kini pada pertengahan tahun 2021, mereka baru saja memperkenalkan teknologi inovatif Under-Screen Camera (USC) atau kamera bawah layar yang disempurnakan. Tawarkan pengalaman layar penuh lebih imersif tanpa perubahan kualitas yang signifikan.

Salah satu smartphone yang dirilis dengan teknologi kamera bawah pertama secara komersil rilisan ZTE, dikritisi akan kualitas serta tampilannya yang belum sempurna. Saat itu, hasil fotonya cenderung lebih gelap dan kurang detail, ditambah piksel yang masih terlihat berbeda saat kamera tidak aktif. Mungkin itulah alasan OPPO untuk sempurnakan teknologinya terlebih dahulu.

Baca juga: Menguak Inovasi Generasi Baru Teknologi Pengisian Daya Cepat OPPO

Berikan Kualitas Lebih Baik dengan Kerapatan Piksel Tinggi

OPPO - kamera bawah layar

Dalam pengembangan kamera bawah layar terbaru OPPO, digabungkan inovasi perangkat keras (hardware) terbaik dengan algoritma kecerdasan buatan (AI), sehingga bisa tawarkan kinerja yang bisa hasilkan gambar sempurna. Pengembang OPPO telah berhasil lakukan eksplorasi dan hasilkan keseimbangan desain yang bisa hasilkan perangkat tipis layar penuh, hadirkan evolusi desain kamera mulai dari bentuk tetesan air (waterdrop notch).

Dalam perkenalkan teknologi kamera bawah layar terbarunya, OPPO mengumumkan setidaknya empat inovasi terbaru yang diaplikasikan pada desain dan algoritmanya. Bawa inovasi pada piksel geometri, OPPO dapat hadirkan solusi baru untuk mengecilkan ukuran tiap piksel yang ada persis di atas kamera. Agar kualitas tetap terjaga, memiliki kepadatan sampai 400 ppi.

OPPO - kamera bawah layar
Bagian layar yang ada di atas kamera tetap dapat tampilkan teks secara tajam.

Dengan begitu, area piksel di sekitar kamera bawah layar bakal terlihat sama atau seimbang dengan bagian lain. OPPO juga mengganti kabel layar tradisional dengan kabel transparan inovatif. Lewat proses manufaktur dengan tingkat presisi tinggi, lebar kabel berukurang 50%, hasilkan kualitas tampilan lebih halus.

Supaya bisa hasilkan kualitas gambar layar terbaik, OPPO perkenalkan fitur baru dengan teknologi layar eksklusif, di mana tiap rangkaian piksel hanya gerakkan 1 piksel, bukan 2 piksel seperti solusi lama. Dengan algoritma yang tepat, jumlah penyimpangan bisa direduksi. Sehingga saat tampilkan teks ketika membaca e-book atau navigasi peta, huruf tetap terlihat akurat dengan tekstur dan warna lebih baik.

Kamera Bawah Layar OPPO Manfaatkan Kecerdasan Buatan

OPPO kamera bawah layar - contoh foto
Hasil foto yang ditangkap dengan teknologi kamera bawah layar terbaru OPPO.

Teknologi layar tersebut juga membuat kamera bawah layar OPPO generasi terbaru dapat berikan kompensasi tampilan terbaik di area sekitar kamera, tingkatkan masa pakai hingga 50%. Lalu bagaimana dengan kualitas foto dari kameranya sendiri? Pengembang OPPO dari U.S. Research Institutes telah kembangkan serangkaian algoritma AI untuk keperluan tersebut.

Mulai dari pengurangan difraksi, HDR dan auto white balance untuk mengurangi beberapa efek yang umum ditemui pada kamera di bawah layar, terutama hasil gambar buram dan berpendar. Menggunakan puluhan ribu gambar untuk atasi masalah yang disebabkan oleh difraksi, hasil foto bakal lebih jelas dan alami.

Terhitung bila OPPO telah rilis tiga generasi solusi kamera bawah layar sejak dimulai 2018 lalu, dan sudah ajukan lebih dari 200 paten. Di 2020, OPPO berkontribusi dengan mengajukan standar pertama untuk teknologi kamera bawah layar ke International Electrotechnical Commision (IEC). Termasuk beberapa rekomendasi untuk 7 metrik teknis utama. Beberapa di antaranya termasuk pergeseran warna, reflektansi dan anomali kecerahan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *